Showing posts with label Hidup Sehat. Show all posts
Showing posts with label Hidup Sehat. Show all posts

Wednesday, April 29, 2009

Hati-hati, Dinginnya AC Bisa Bikin Gemuk!


Daripada berhadapan dengan cuaca panas memang lebih enak diam di ruangan dengan penyejuk ruangan alias AC. Tapi hati-hati, penelitian terbaru menyatakan AC dianggap berpotensi membuat tubuh lebih gemuk. Waduh!

Dugaan ini disampaikan oleh the Clinical Nutrition Research Center at the University of Alabama in Birmingham. Dilansir ABC, Selasa (11/7/2006), mesin pengatur suhu, baik itu pemanas maupun penyejuk ruangan bisa menjadi salah satu penyebab obesitas alias kegemukan yang berlebihan pada seseorang.

Secara umum sistem kerja alat pengatur suhu menyesuaikan panas atau dingin ruangan sesuai dengan yang dikehendaki penggunanya. Dengan adanya bantuan alat, tubuh akan berada di "The Thermoneutral Zone," yaitu suatu rentang suhu ketika tubuh tak lagi perlu mengeluarkan energi untuk beradaptasi dengan suhu ruangan.

Jika tak ada penyejuk atau pemanas ruangan tubuh harus bekerja ekstra. Untuk beradaptasi dengan suhu, tubuh mengeluarkan energi cadangan yang tersimpan di dalam tubuh, misalnya lemak. Dengan bantuan AC dan pemanas ruangan, tubuh tak perlu mengeluarkan tenaga ekstra dan sisa lemak yang tersimpan, tetap aman pada tempatnya.

Namun obesitas tentu tak sepenuhnya disebabkan oleh AC semata. Pola makan yang tak sehat, kebiasaan merokok, konsumsi obat-obatan tertentu, kurang tidur, dan beberapa faktor lain juga ikut mendukung

Untuk menghindari atau mengatasi obesitas, tentu seseorang harus belajar hidup sehat. Tapi, ketika seseorang mencoba untuk hidup sehat, tantangan menghadapi masalah berat badan justru semakin bertambah. Contohnya pada orang yang berhenti merokok.
Seseorang yang berhenti merokok, biasanya mencari kegiatan lain sebagai pengalih perhatian. Salah satu kegiatan favorit yang dipilih untuk pengalih perhatian tentu bukan berolahraga, tapi ngemil alias menyantap kudapan yang umumnya berkalori tinggi.

Kembali soal penyejuk ruangan, Darwin Deen, profesor di Universitas Pengobatan Albert Einstein membantah asumsi yang diajukan oleh the Clinical Nutrition Research Center at the University of Alabama tersebut. Menurutnya, suhu ruangan tak ada hubungannya dengan naik turun berat badan.

"Banyak orang bisa tetap langsing dalam iklim yang berbeda-beda. Sepertinya AC tidak terlalu banyak berpengaruh," tambah Terrill Bravender.

Kalori yang berlebihan serta intensitas aktivitas fisik masih menjadi penentu utama masalah berat badan seseorang. Tapi, tak ada salahnya untuk tetap memulai kebiasaan hidup sehat dan tak banyak bergantung pada mesin-mesin yang memanjakan tubuh.
baca selengkapnya...

Tuesday, April 28, 2009

Gosip Mampu Buat Orang Lebih Sehat

Ternyata kegiatan ngegosip atau membicarakan orang lain bukanlah kegiatan tanpa manfaat. Sebuah studi membuktikan hidup seseorang akan lebih sehat jika dibumbui dengan gosip.

Adalah Jennifer Bosson PhD dan rekan-rekannya yang melakukan penelitian ini sejak ia masih berkerja di departemen psikologi Universitas Oklahoma. Dari penelitian ini Jennifer dan timnya malah menemukan banyak sekali pengaruh positif yang bisa diperoleh dari gosip.

Kebanyakan orang bersosialisasi dengan pembahasan yang tengah hangat dibicarakan. Dengan ini interaksi seseorang terhadap yang lainnya jadi meningkat. Bahkan seorang yang tak dikenal pun bisa menjadi lawan interaksinya dengan bebas. Apalagi topik yang dibicarakan diketahui secara luar oleh khalayak. Misalnya gosip orang kenamaan atau selebritis.

Gosip bisa juga dikatakan sebagai kegiatan ngomongin orang. Karena biasanya objek pembicaraan tak ada ditengah-tengah percakapan. Untuk mendapatkan hasil yang konkret, para pakar ini pun melakukan tiga kali penelitian.

Penelitian pertama, 30 orang mengindetifikasi orang yang biasanya digosipkan adalah orang terdekat mereka. Hanya dengan menyebutkan inisial nama saja, percakapan gosip ini bisa berlangsung dengan seru.

Dari penelitian ini pengaruh negatif cenderung lebih besar dibandingkan hal-hal positifnya. Padahal mereka sendiri tak menyadari bahwa membicarakan orang itu buruk akibatnya.

Penelitian kedua melibatkan 88 orang pelajar. Penelitian kedua pun menunjukkan hasil yang hampir sama dengan penelitian pertama. Namun rupanya dari penelitian kedua ini banyak pelajar yang mengaku mendapatkan banyak teman baru dari bahan gosip yang diketengahkan. Bukankah itu hasil yang positif?

[sumber: detikHot]
baca selengkapnya...

Sunday, March 15, 2009

Cara Mencegah Kanker - Tahap 2

TUMOR MARKER

Tumor marker adalah senyawa protein, antigen atau hormon yang dapat dideteksi peningkatannya di dalam darah, urin, atau jaringan tubuh seseorang yang mengidap suatu jenis kanker. Tumor marker dapat berasal dari jaringan kanker itu sendiri atau dari jaringan tubuh pasien, sebagai bentuk respon terhadap jaringan kanker. Tes tumor marker dilakukan dengan mengambil sampel darah, urin atau jaringan tubuh pasien. Sampel kemudian dikirim ke laboratorium untuk dilakukan beberapa pemeriksaan.

Tumor marker dapat digunakan untuk tujuan :

1. Skrining atau deteksi dini terhadap kanker
2. Alat diagnostik terhadap kanker dan jenis kanker
3. Memperkirakan prognosis dari penderita kanker
4. Monitor tingkat keberhasilan terapi kanker (seperti operasi, radiasi atau kemoterapi)
5. Deteksi kekambuhan kanker

Sesuai dengan tujuannya maka pemeriksaan tumor marker dapat dilakukan pada saat penetapan diagnosa, sebelum, selama atau sesudah terapi dan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi adanya kekambuhan.

Tumor marker yang berbeda ditemukan pada jenis kanker yang berbeda dan peningkatan nilai suatu jenis tumor marker dapat ditemukan pada lebih dari satu jenis kanker. Tidak semua kanker dapat menyebabkan peningkatan nilai tumor marker terutama pada stadium awal, namun kadang kala dapat ditemukan peningkatan nilai tumor marker pada pasien yang tidak mengidap kanker. Karena sifatnya yang kurang sensitif dan spesifik, tes tumor marker harus disertai dengan pemeriksaan penunjang lainnya (seperti x-ray).

[klik disini untuk melihat tabel tumor marker]
baca selengkapnya...

Thursday, March 12, 2009

Cara Mencegah Kanker - Tahap 1

Sepertinya semakin sering kita mendengar orang terkena kanker.
Tentunya ada perasaan takut dan was-was, jangan-jangan diri kita
adalah calon penderita kanker.

Penelitian oleh Institute Kanker Nasional AS menyebutkan tiga puluh
persen kasus kanker disebabkan oleh rokok dan sekitar 35 - 50 persen
kasus kanker disebabkan oleh makanan. Tapi, kapan sih kita dapat
terkena kanker ?

Kanker dimulai dari satu sel tak normal yang mulai memperbanyak diri
tanpa terkontrol. Kelompok sel semacam itu membentuk kanker dan
mendesak jaringan yang sehat. Sel kanker yang matang pecah dan anak
sebarnya dibawa aliran darah menyebar ke bagian lain tubuh dan
membentuk kanker baru.

Diantara semua faktor penyebab kanker, yang paling mungkin kita
kontrol adalah makanan kita sehari-hari. Ada baiknya kita perhatikan
beberapa pedoman berikut ini:

1. Pentingnya zat pencegah kanker pada sayuran & buah
Sayuran tidak hanya tinggi serat dan rendah lemak, tetapi juga banyak
mengandung zat pencegah kanker. Karotenoid, pigmen yang memberi warna
gelap pada buah dan sayuran hijau misalnya, terbukti bisa membantu
mencegah kanker.

Betakaroten yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau tua dan jingga
membantu mencegah kanker paru-paru, kanker ginjal, kanker mulut,
kanker kerongkongan (esophagus), kanker pangkal tenggorok (larynx),
dan kanker payudara.

Sayuran seperti kol, brokoli, kale, kembang kol, dan brussel
sprout mengandung flavonoid dan indole yang juga bersifat antikanker.
Sedangkan kandungan vitamin C di dalam buah-buahan dan beberapa
sayuran juga bisa menurunkan risiko kanker kerongkongan dan kanker
perut.

Vitamin C berlaku sebagai antioksidan yang menetralkan bahan kimia
penyebab kanker yang terbentuk di dalam tubuh. Mineral
selenium yang ditemukan pada kelompok padi-padian juga memiliki efek
antioksidan seperti halnya vitamin C dan vitamin E.

Untuk mencegah kanker, tingkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan.
Usahakan mengkonsumsi sayuran dan buah minumal 5 porsi setiap hari.

2. Tingkatkan konsumsi makanan berserat
Makanan kaya serat juga membantu mencegah kanker payudara, karena
serat bisa mengikat hormon estrogen dan membantu mengeluarkannya dari
dalam tubuh. Dengan demikian, estrogen tidak kembali ke aliran darah,
sehingga tidak menyebabkan peningkatan kadar estrogen di dalam tubuh.
Kadar estrogen yang tinggi di dalam tubuh bisa meningkatkan risiko
kanker payudara.

Serat banyak terdapat pada sayuran, buah-buahan, polong-polongan,
kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kedelai, tempe), lentil,
dan makanan pokok seprti beras serta gandum yang diproses minimal
(whole grain).

Banyaknya konsumsi serat yang dianjurkan adalah antara 20 dan 30 g
setiap hari. Serat sebaiknya bersumber dari makanan, bukan dari
suplemen.

3. Turunkan konsumsi lemak
Demi menurunkan risiko, institut Kanker Nasional AS menyarankan kita
untuk membatasi konsumsi lemak hingga 30 persen saja. Tetapi menurut
penelitian, untuk mendapatkan efek antikanker, sebaiknya usahakan
mengkonsumsi lemak kurang dari 30 persen, untuk amannya kira-kira 10-
15 persen saja.

4. Hindari alkohol
Meminum minuman berlakohol secara berlebihan bisa meningkatkan risiko
kanker payudara, kanker mulut, kanker faring (phrynx, saluran antara
rongga hidung, rongga mulut, dan kerongkongan), dan kanker
kerongkongan (esophagus). Apa lagi jika ditambah dengan kebiasaan
merokok, bisa juga meningkatkan risiko kanker perut, kanker hati, dan
kanker usus besar (kolon).

5. Hindari terlalu sering memasak makanan pada suhu tinggi
Memasak makanan seperti daging atau ikan dengan cara digoreng dengan
panas tinggi bisa memunculkan zat-zat yang bersifat karsinogenik
(menimbulkan kanker). Daging yang dibakar, dipanggang, diasap, atau
diberi bahan pengawet nitrit juga bisa membentuk zat karsinogen. Jadi,
lebih aman memasak dalam suhu yang lebih rendah misalnya dikukus,
direbus atau dimasak sekejap.

6. Batasi camilan lezat tapi tidak sehat
Terkadang kita tergoda mengkonsumsi camilan yang rasanya lezat namun
tidak sehat seperti cake, permen, serta aneka dessert yang umumnya
terbuat dari lemak jenuh. Jika sulit menghindar, makanlah dalam porsi
kecil sambil tingkatkan konsumsi makanan yang sehat.

7. Kurangi mengkonsumsi keripik kentang dan kentang goreng
Menurut penelitian, makanan kaya karbohidrat seperti kentang yang
digoreng, akan merangsang terbentuknya senyawa pemicu kanker bernama
akrilamida. Senyawa karsinoganik pada keripik kentang atau kentang
goreng ini jauh lebih banyak dibandingkan akrilamida yang terdapat
pada makanan gorengan lain seperti daging, ikan dan roti goreng.

8. Kedelai dan olahannya mencegah kanker
Menurut penelitian, kedelai dan hasil olahannya (tempe, tahu, susu
kedelai) membantu menurunkan risiko terjadinya kanker payudara dan
kanker prostat. Kedelai mengandung fitoestrogen, yaitu genistein dan
daidzein, dibantu zat-zat lain yang berfungsi mencegah terjadinya
kanker.
baca selengkapnya...

Tuesday, March 10, 2009

Rokok Picu Gangguan Tiroid Ibu Hamil & Janin

HINDARI: Ibu hamil sebaiknya menghentikan kebiasaan merokok dan menghindari paparan asap rokok, untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan janin.

Satu lagi alasan ibu hamil untuk menghentikan kebiasaan merokok. Para peneliti di Inggris membuktikan hal itu dapat mengganggu fungsi hormon tiroid pada ibu dan janin, Selasa (14/1).

Asap rokok telah terbukti menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah, meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak atau sudden infant death syndrome, serta mengakibatkan bibir sumbing, kelainan jantung dan gangguan lainnya.

Bijay Vaidya dan tim peneliti dari Royal Devon And Exeter Hospital menemukan, merokok juga dapat berdampak pada tiroid ibu dan bayi.

"Kami mempelajari pengaruh dari asap rokok dapat mempengaruhi fungsi tiroid pada dua kelompok wanita dengan usia kehamilan yang berbeda. Pertama, kelompok kehamilan trisemester pertama dan kelompok usia kehamilan trisemseter akhir," ujar Vaidya.

Pada kedua kelompok, peneliti menemukan, merokok selama hamil terkait erat dengan perubahan tingkat hormon tiroid ibu.

Fungsi tiroid yang baik merupakan kunci untuk mempertahankan kehamilan, sebagian wanita mengalami ketidakseimbangan tiroid terutama saaat hamil.

Hal itu mempengaruhi metabolisme dan meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, bayi berat badan rendah dan gangguan perkembangan otak.

Penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, Vaidya dan tim peneliti mengatakan, pihaknya mengukur tingkat hormon tiroid pada tali pusat bayi dan menemukan kebiasaan merokok berkaitan dengan perubahan fungsi tiroid juga terjadi pada bayi.

Namun jika dibandingkan antara wanita yang berhenti merokok selama hamil dan yang tidak merokok, perubahan tingkat tiroid itu bisa teratasi dengan cepat.

[source: pengobatangalihgumelar.blogspot.com]
baca selengkapnya...

Tuesday, March 03, 2009

Terapi Terhadap Tumor Tiroid

Tumor tiroid merupakan penyakit yang sering ditemukan, pada umumnya berupa tumor jinak, sebagian kecil berupa karsinoma, jarang sekali dijumpai sarkoma. Dari penduduk Amerika Serikat, sekitar 3% dengan perabaan dapat ditemukan nodul soliter kelenjar tiroid.

Kesulitan terbesar dalam menangani nodul tiroid adalah dalam memastikan ada tidaknya karsinoma di dalamnya. Ada yang telah mengumpulkan data sampel tiroid dari hasil otopsi 1116 kasus dari Jepang, Kanada, Polandia, Kolombia dan Hawaii, ditemukan adanya kanker tersembunyi pada 5,6-28,4% kasus, yang tertinggi di Jepang.

Bagaimana membedakan sifat jinak dan ganas dari nodul tiroid? Beberapa hal berikut dapat membantu membedakannya.

1. Usia muda lebih sering menderita keganasan dibandingkan orang dewasa. Dari nodul soliter tiroid pada kelompok usia kurang dari 15 tahun, 10-50% adalah ganas. Keseluruhnya berupa karsinoma tiroid berdiferensiasi relatif baik. Tapi pada kelompok usia di atas 60 tahun, kemungkinan kanker juga lebih besar, terutama berupa karsinoma tidak berdiferensiasi dengan derajat keganasan tinggi. Kemungkinan wanita menderita karsinoma papiler tiroid lebih besar sekitar 1 kali lipat dibanding pria.

2. Nodul tiroid dengan konsistensi condong keras, tidak terasa adanya kapsul, kemungkinan kanker besar; jika konsistensi seperti tulang, mungkin terdapat kalsifikasi, kemungkinan jinak ataupun ganas masih terbuka; konsistensi sedang, berbatas tegas umumnya tumor jinak, tapi kadang kala sulit dibedakan dari karsinoma folikular tiroid stadium dini; tumor kistik umumnya bersifat jinak, tapi juga mungkin juga karsinoma folikular tiroid mengalami perubahan kistik.

3. Skening radioisotop tiroid: dengan iodium-131 atau teknesium-99m dapat menampilkan citra kelenjar tiroid. Dari citra skening itu, nodul tiroid dapat tampak sebagai: (1) nodul panas, yaitu daerah nodul memiliki radiasi lebih tinggi dari jaringan normal sekitarnya, ini dapat terjadi pada lesi jinak (adenoma folikular) ataupun ganas (adenokarsinoma folikular); (2) nodul hangat: intensitas daerah nodul menyerupai jaringan normal sekitarnya, terutama terjadi pada lesi jinak tiroid; (3) nodul dingin: radiasi daerah nodul jelas lebih rendah, sering terjadi pada karsinoma tiroid tidak berdiferensiasi, karsinoma medular, dll. Dari nodul dingin 54% adalah keganasan.

4. USG: pemeriksaan ini dapat menentukan bentuk, ukuran dan jumlah nodul tiroid, dan yang lebih penting menentukan sifatnya kistik atau padat. Jika sifatnya padat, harus diwaspadai kemungkinan karsinoma tipe folikular, karsinoma medular dan karsinoma tidak berdiferensiasi.

5. Pemeriksaan sitologi dari biopsi jarum halus: di bawah panduan USG, tumor tiroid dipungsi dan diaspirasi dengan jarum halus untuk mendapatkan selnya, pada 90% lebih kasus diagnosis dapat ditegakkan. Tapi jika tidak ditemukan sel ganas, tidak dapat menyingkirkan total karsinoma tiroid, karena lesi dapat bersifat fokal, bila perlu pungsi dan pulasan sitologi harus diulang.
Meskipun terdapat berbagai metode membedakan tumor jinak dan ganas tiroid, tapi misdiagnosis tidak jarang terjadi. Ada kalanya secara klinis didiagnosis sebagai adenoma soliter, namun dalam operasi ditemukan nodul multipel dan terdapat kanker. Oleh sebab itu dewasa ini dianjurkan, setiap nodul tiroid pada dasarnya harus dioperasi, dengan lobektomi tiroid, bukan ekstirpasi nodul saja. Dalam operasi dilakukan potong beku, jika terbukti berupa kanker tiroid berdiferensiasi baik, cukup mengeksplorasi ada tidaknya limfadenopati servikal, lalu operasi dapat ditutup. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan berkala, tidak akan menyebabkan kanker menyebar. Jika ditemukan limfadenopati, harus dilakukan pengangkatan kelenjar limfe.
Setiap pasien yang menjalani tiroidektomi karena kanker tiroid harus mengonsumsi hormon tiroksin seumur hidup. Hal ini adalah untuk memenuhi defisiensi hormon tiroksin tubuh, di samping itu dengan menekan pelepasan hormon TSH dari kelenjar hipofisis akan mencegah kekambuhan kanker tiroid. Obat yang biasa dipakai adalah natrium L-tiroksin, setiap kali 100-150ug peroral.

[source: Fuda Cancer Hospital Guangzhou]
baca selengkapnya...

Friday, February 27, 2009

Kanker Tiroid

DEFINISI
Kanker tiroid adalah suatu keganasan pada tiroid yang memiliki 4 tipe ; papiler, folikuler, anaplastik atau meduler.

Kanker jarang menyebabkan pembesaran kelenjar, lebih sering menyebabkan pertumbuhan kecil (nodul) di dalam kelenjar.
Sebagian besar nodul tiroid bersifat jinak dan biasanya kanker tiroid bisa disembuhkan.

Kanker tiroid seringkali membatasi kemampuan menyerap yodium dan membatasi kemampuan menghasilkan hormon tiroid; tetapi kadang kanker menghasilkan cukup banyak hormon tiroid sehingga terjadi hipertiroidisme.

Nodul tiroid cenderung bersifat ganas jika:
- hanya ditemukan satu
- skening tiroid menunjukkan bahwa nodul tidak berfungsi
- nodulnya padat dan isinya bukan cairan (kistik)
- nodulnya keras
- pertumbuhannya cepat.


KANKER PAPILER

60-70% dari kanker tiroid adalah kanker papiler.
2-3 kali lebih sering terjadi pada wanita.

Kanker papiler lebih sering ditemukan pada orang muda, tetapi pada usia lanjut kanker ini lebih cepat tumbuh dan menyebar.
Resiko tinggi terjadinya kanker papiler ditemukan pada orang yang pernah menjalani terapi penyinaran di leher.

Kanker ini diatasi dengan tindakan pembedahan, yang kadang melibatkan pengangkatan kelenjar getah bening di sekitarnya.
Nodul dengan diameter lebih kecil dari 1,9 cm diangkat bersamaan dengan kelenjar tiroid di sekitarnya, meskipun beberapa ahli menganjurkan untuk mengangkat seluruh kelenjar tiroid.
Pembedahan hampir selalu bisa menyembuhkan kanker ini.

Diberikan hormon tiroid dalam dosis yang cukup untuk menekan pelepasan TSH dan membantu mencegah kekambuhan.

Jika nodulnya lebih besar, maka biasanya dilakukan pengangkatan sebagian besar atau seluruh kelenjar tiroid dan seringkali diberikan yodium radioaktif, dengan harapan bahwa jaringan tiroid yang tersisa atau kanker yang telah menyebar akan menyerapnya dan hancur.
Dosis yodium radioaktif lainnya mungkin diperlukan untuk memastikan bahwa keseluruhan kanker telah dihancurkan.
Kanker papiler hampir selalu dapat disembuhkan.


KANKER FOLIKULER

15% dari kanker tiroid adalah kanker folikuler.
Kanker folikuler juga lebih sering ditemukan pada wanita.

Kanker folikuler cenderung menyebar melalui aliran darah, menyebarkan sel-sel kanker ke berbagai organ tubuh.

Pengobatan untuk kanker ini adalah pengangkatan sebanyak mungkin kelenjar tiroid dan pemberian yodium radioaktif untuk menghancurkan jaringan maupun sel kanker yang tersisa.


KANKER ANAPLASTIK

Kurang dari 10% kanker tiroid merupakan kanker anaplastik.
Kanker ini paling sering ditemukan pda wanita usia lanjut.

Kanker anaplastik tumbuh sangat cepat dan biasanya menyebabkan benjolan yang besar di leher.
Sekitar 80% penderita meninggal dalam waktu 1 tahun.

Pemberian yodium radioaktif tidak berguna karena kanker tidak menyerap yodium radioaktif.
Pemberian obat anti kanker dan terapi penyinaran sebelum dan setelah pembedahan memberikan hasil yang cukup memuaskan.


KANKER MEDULER

Pada kanker meduler, kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar kalsitonin (hormon yang dihasilkan oleh sel-sel tiroid tertentu).
Karena juga bisa menghasilkan hormon lainnya, maka kanker ini menyebabkan gejala-gejala yang tidak biasa.

Kanker cenderung menyebar melalu sistem getah bening ke kelenjar getah bening dan melalui darah ke hati, paru-paru dan tulang.

Pada sindroma neoplasia endokrin multipel, kanker meduler bisa terjadi bersamaan dengan kanker endokrin lainnya.

Pengobatannya meliputi pengangkatan seluruh kelenjar tiroid.
Lebih dari 2/3 penderita kanker meduler yang merupakan bagian dari sindroma neoplasia endokrin multipel, bertahan hidup 10 tahun; jika kanker meduler berdiri sendiri, maka angka harapan hidup penderitanya tidak sebaik itu.

Kadang kanker ini diturunkan, karena itu seseorang yang memiliki hubungan darah dengan penderita kanker meduler, sebaiknya menjalai penyaringan untuk kelainan genetik. Jika hasilnya negatif, maka hampir dapat dipastikan orang tersebut tidak akan menderita kanker meduler. Jika hasilnya positif, maka dia akan menderita kanker meduler; sehingga harus dipertimbangkan untuk menjalani pengangkatan tiroid meskipun gejalanya belum timbul dan kadar kalsitonin darah belum meningkat.
Kadar kalsitonin yang tinggi atau peningkatan kadar kalsitonin yang berlebihan setelah dilakukan tes perangsangan, juga membantu dalam meramalkan apakah seseorang akan menderita kanker meduler.

PENYEBAB
Kanker tiroid lebih sering ditemukan pada orang-orang yang pernah menjalani terapi penyinaran di kepala, leher maupun dada.

Faktor resiko lainnya adalah adanya riwayat keluarga yang menderita kanker tiroid dan gondok menahun.

GEJALA
Terdapat pembesaran kelenjar tiroid atau pembengkakan leher.

Suara penderita berubah atau menjadi serak.

Bisa terjadi batuk atau batuk berdarah, serta diare atau sembelit.

DIAGNOSA
Pertanda awal dari kanker tiroid biasanya adalah benjolan yang tidak terasa nyeri di leher.

Skening tiroid bisa menentukan apakah nodulnya berfungsi atau tidak, karena nodul yang tidak berfungsi cenderung bersifat ganas.

Pemeriksaan USG bisa membantu menentukan apakah nodulnya padat atau berisi cairan.

Contoh nodul biasanya diambil dengan jarum untuk keperluan biopsi.
Biopsi merupakan cara terbaik untuk menentukan apakah nodulnya jinak atau ganas.

[source: medicastore.com]
baca selengkapnya...

Friday, August 29, 2008

Capai Berat Badan Ideal Tanpa Harus Berdiet

Saat ini telah tersedia berbagai makanan dengan kelezatan yang menggoda, membuat orang ingin selalu mengkonsumsinya, ini yang sering membuat berat badan menjadi tidak terkontrol. Makan juga menjadi suatu kesenangan dalam hidup, sehingga sering orang mengkonsumsi makanan yang disukainya saja dan lupa mengkonsumsi makanan secara sehat dan seimbang.

Makanan yang sehat dan seimbang akan membuat kita terhindar dari penyakit-penyakit berat, seperti diabetes, stroke dan penyakit jantung. Cobalah untuk mengkonsumsi makanan sehat yang disukai daripada melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan. Beberapa jenis makanan ini dapat dikonsumsi tanpa takut akan meningkatkan berat badan, bahkan baik jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Makanan itu antara lain:

* Sayur dan buah-buahan, sebaiknya dikonsumsi sedikitnya 5-7 porsi sehari.

* Konsumsi berbagai jenis biji-bijian sebaiknya biji-bijian dalam bentuk utuh, juga polong-polongan.

* Konsumsi lebih banyak ikan dan daging tanpa lemak.


Sedang makanan yang harus dihindari antara lain:

* Makanan yang mengandung kalori tinggi tapi nilai gizinya rendah seperti kue, minuman ringan dan lain-lain.

* Makanan yang mengandung tinggi lemak hewani dan kolesterol seperti susu tinggi lemak, daging yang banyak lemaknya, mentega dan lain-lain.

* Hindari menggoreng makanan karena akan meningkatkan kandungan lemaknya. Masaklah makanan dengan cara direbus, dikukus/tim atau dipanggang.

* Kurangi konsumsi garam, terutama pada penderita tekanan darah tinggi.

* Juga jangan lupa untuk mengurangi konsumsi minuman beralkohol.

[Sumber: Pontianakpost]
baca selengkapnya...

Thursday, August 28, 2008

Hepatitis A

Penyakit Hepatitis A disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh kotoran/tinja penderita biasanya melalui makanan (fecal - oral), bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Hepatitis A paling ringan dibanding hepatitis jenis lain(B dan C). Sementara hepatitis B dan C disebarkan melalui media darah dan aktivitas sexual dan lebih berbahaya dibanding Hepatitis A.


Masa inkubasi
Waktu terekspos sampai kena penyakit kira-kira 2 sampai 6 minggu. anda akan mengalami gejala gejala seperti demam, lemah, letih, dan lesu, pada beberapa kasus, seringkali terjadi muntah muntah yang terus menerus sehingga menyebabkan seluruh badan terasa lemas. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.


Masa pengasingan yang disarankan
Selama 2 minggu setelah gejala pertama atau 1 minggu setelah penyakit kuning muncul. jangan terlalu banyak aktivitas.


Masa pengasingan yang disarankan
Selama 2 minggu setelah gejala pertama atau 1 minggu setelah penyakit kuning muncul. jangan terlalu banyak aktivitas.
baca selengkapnya...

Monday, June 23, 2008

Jika Lelah Terus Mendera

Rutinitas yang padat terkadang membuat kita merasa kelelahan, hal ini ditandai dengan tubuh yang terasa lemas dan pegal - pegal. Tapi jika kelelahan terus melanda Anda, jangan - jangan itu gejala fibromyalgia !

Apa Itu Fibromyalgia ?
Merupakan ganguan yang dapat menimbulkan rasa nyeri otot dan pegal, sehingga Anda mungkin akan merasa lemah sepanjang waktu. Saat ini, fibromyalgia tidak dapat didiagnosa berdasarkan hasil laboratorium. Jadi, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan atau mungkin memeriksa seluruh sendi dan otot untuk dihubungkan dengan gangguan kesehatan yang anda alami.

Perhatikan Gejalanya !
Bersamaan dengan ditemukan beberapa titik nyeri di tubuh, mungkin Anda juga akan mengalami gejala - gejala berikut :
■ Rasa nyeri di seluruh bagian tubuh.
■ Semua sendi merasa kaku dan nyeri.
■ Sulit tidur.
■ Merasa lelah terus - menerus, bahkan sekalipun setelah tidur lelah semalaman.
■ Gangguan buang air besar.


Fibromyalgia bisa menjadi masalah secara terus menerus, namun bukan berarti hal tersebut akan mengganggu aktivitas Anda sehari - hari

Ini Obatnya !
Olahraga terbukti efektif dalam membantu anda mengurangi nyeri. Tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.
■ Jangan lupa lakukan peregangan setiap kali sebelum dan sesudah berolahraga.
■ Pilihlah olahraga low impact, seperti jalan cepat, ber sepeda, berenang, atau olahraga air lainnya.
■ Jangan memaksakan diri Anda. Lakukan peningkatan latihan sedikit demi sedikit.
■ Untuk hasil yang terbaik, olahraga harus dijadikan bagian dari gaya hidup Anda sehari - hari.

Semakin lelap tidur Anda, berarti Anda menabung sejumlah energi. Cobalah beberapa tips dibawah ini untuk memperoleh manfaat tidur :
■ Hindari membaca atau bekerja di tempat tidur.
■ Usahakan tidur pada jam yang sama setiap malamnya, dan usahakan bangun pada jam yang sama pula.
■ Hindari konsumsi alcohol, kopi atau rokok sekurang - kurangnya 3 jam sebelum tidur.
baca selengkapnya...

Saturday, June 21, 2008

Protein

Apa Itu Kualitas Protein ?
Tidak semua protein mempunyai kualitas yang sama. Ada yang memiliki komponen asam amino yang lengkap (termasuk asam amino esensial ) dan ada juga yang hanya mengandung beberapa tipe saja. Kelengkapan asam amino ini akan semakin membantu untuk pertumbuhan otot. Ada beberapa cara untuk menilai kualitas protein :

■ Complete vs Incomplete protein
Complete protein adalah protein yang mengandung asam amino esensial secara lengkap. Sedangkan Incomplete protein adalah protein yang tidak mengandung satu atau lebih asam amino esensial.

■ Protein Efficiency Ratio (PER)
Rating protein dengan mengukur berapa banyak pertambahan berat badan dengan jumlah protein yang diasup.

■ Net Protein Utilization (NPU)
Rating protein yang dilakukan berdasar kemudahan protein untuk dicerna. NPU diukur dari percent nitrogen yang diserap dari asam amino yang ada di produk protein tersebut. Semakin banyak nitrogen yang diserap semakin mudah protein tersebut untuk dicerna.

■ Biological Value (BV)
Rating protein berdasar utilisasi protein yang diasup dan digunakan untuk protein synthesis oleh tubuh. Nilai BV akan semakin tinggi apabila asam amino esensial di protein semakin lengkap.

■ Protein Digestibility Corrected Amino Acid Score (PDCAAS)
Rating protein berdasar kandungan asam amino, kemudahannya untuk diserap dan kandungan asam amino esensial untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

■ Protein Chemical Score
Rating protein berdasar komposisi asam amino esensial dengan membandingkannya dengan reference.


Asam Amino Essential
Merupakan asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, oleh karena itu harus didapat dari makanan.

- Isoleucine
- Methionine
- Tryptophan
- Leucine
- Phenylalanine
baca selengkapnya...

Sunday, March 16, 2008

Lung Cancer, A Serious Problem!!!

A SERIOUS PROBLEM

Lung cancer kills more men and women than any other form of cancer. It is estimated that by the year 2000, over three hundred thousand people will die from lung cancer in the United States alone. The economic loss is calculated to be over two billion dollars a year.
Most lung cancers begin to grow silently, without any symptoms. Patients with lung cancer often do not develop symptoms until the cancer is in an advanced stage. The actual time from when one cell becomes cancerous until it is large enough to be diagnosed or produce symptoms may take as long as 10 to 40 years. Since the majority of lung cancer is diagnosed at a relatively late stage, only 10% of all lung cancer patients are ultimately cured. If the patient cannot be cured by surgery at the time the cancer is found, there is a 50% chance that death will occur in less than one year.

WHAT ARE CAUSES OF LUNG CANCER?

Smoking: 90% of patients with lung cancer have a smoking history. There is a direct relationship between amount of tobacco exposure and risk for developing lung cancer. Stopping smoking is associated with a gradual decrease in risk, but an appreciable diminution of riskoccurs only after a long period of time(more than 6 months).
Occupational and atmospheric pollution: Exposure to agents such as arsenic, asbestos, beryllium, chloromethylethers, mustard gas and radiation has been linked with development of lung cancer.
Inhalation of combustion byproducts: In Asians, the population of cases attributable to active smoking may not be as high. The rate of deaths from smoking-related lung cancer has been reported to be as low as 6% among Asian women, however, an additional lung cancer risk unrelated to smoking has been observed among Chinese women. No smoking risk factors in these patients include inhalation of combustion byproducts from cooking, heating stoves, and oil furnaces.
The risk of lung cancer is greater for those living in urban areas. This risk is approximately 1.2 to 2.3 times that of people living in rural areas. There is also an increased risk of lung cancer in smokers whose close relatives have had lung cancer. Scarring in the lungs from previous infections or injury can be associated with and increased risk of cancer.

WHAT ARE TYPES OF LUNG CANCER?

Lung cancers are broadly classified into small cell or non-small cell. Non-small cell cancers are further divided into adenocarcinomas, bronchoalveolar-alveolar, squamous cell and large cell carcinomas. Approximately, 75-85 percent of lung cancers are non-small cell cancers and 15-25 percent are small cell cancers of the lung.

Non-Small Cell Cancer of the Lung

Adenocarcinoma is the most common non-small cell cancer of the lung. The majority of these cancers develop in the periphery (outer part) of the lung. Since these cancers are in the outer portion of the lung, the patient often does not have any symptoms when the cancer is found on a chest x-ray. Adenocarcinomas tend to metastasize (spread to other parts of the body) to the bone, the central nervous system (the brain and spinal cord), the adrenal glands, the liver, and the opposite lung.
Frequently, there is scarring in adenocarcinomas. Sometimes, the cancer arises in an area of old scarring of the lung. In other cases, the scar appears to arise secondary to the growth of the cancer.
Bronchoalveolar carcinoma or alveolar cell carcinoma is a non-small cell carcinoma that can be found throughout the respiratory tract. When it is discovered as a single mass on a patient's x-ray, this type of lung cancer has an excellent prognosis. Five year survival after surgery is in the 75-90 percent range. If, however, it is found in its diffuse form (meaning it has spread beyond a single mass), the prognosis is quite poor.
Squamous cell carcinomas comprise 30-40 percent of non-small cell carcinomas of the lung. This type of cancer tends to be located in the more central portion of the lung. Often, this is in a bronchus (a large airway of the lung). Since these cancers are located near or in these airways, they can cause symptoms earlier in their growth. Coughing and production of phlegm (sputum) that is bloody are common symptoms. The cancer can block airways which can lead to shortness of breath orpneumonia.
Large cell carcinomas represent about 10 percent of non-small cell cancers of the lung. This form of lung cancer has fewer structural characteristics when viewed under a microscope. It is sometimes difficult to distinguish this form of lung cancer from cancers which have spread to the lung from another place in the body.

Small Cell Cancer of the Lung

Small cell cancer is the most aggressive type of lung cancer and has the worst prognosis. These cancers tend to grow rapidly and metastasize to other parts of the body early.
Small cell cancer of the lung is usually seen as a mass located in the central portion of the chest on chest x-ray. The primary cancer spreads to lymph nodes of the chest and also enters the blood stream which carries it to other organs such as the liver, bone, brain and spinal cord, kidneys, pancreas, and adrenal glands.
It is rare that small cell cancer of the lung can be cured with surgery because either the primary cancer is too large to be removed or it has already spread to other parts of the body. However, small cell cancer of the lung is generally quite responsive to radiation therapy and chemotherapy.

Click HERE for more information about cancer and cancer treatment!

(Indonesian version)

[source: orienttumor.com]
baca selengkapnya...

IRESSA

Iressa is a new drug that is still being investigated as a cancer treatment. It is sometimes called ZD 1839 or gefitinib. The drug is being developed by AstraZeneca. Iressa has been in the press before, when a number of small, early cancer trials announced their findings at a major international conference in the USA. Iressa is not yet licensed in the UK because it is still being tested in clinical trials.

A large trial called the ISEL trial has reported some results. This trial was looking into whether Iressa helps people with non small cell lung cancer live longer . Unfortunately, Iressa didn't seem to help lung cancer patients to live longer overall. But the drug company running the trial say that there were groups of patients who benefited more than others. We don't know exactly why that is as yet. It is likely that the research will continue to try to find out more.

The drug company that make Iressa were supplying it to patients with non small cell lung cancer on a compassionate basis (this means to help patients who have had all other types of treatment). But as of the 3rd October 2005, they stopped providing it to any new patients with non small cell lung cancer or head and neck cancer. This is partly because another similar drug, erlotinib or Tarceva, has just been licensed in Europe for non small cell lung cancer. And also because they need to do more research to find out who Iressa helps and why. They will continue to supply Iressa to anyone already taking it and who are getting benefit from it. They also say they will continue their research.

How it Works? (Source)
baca selengkapnya...

Thursday, October 04, 2007

Apel itu Sehat.


Walau bentuknya mungil namun apel punya manfaat yang besar. Makan satu apel sehari dijamin bisa bikin tubuh tambah sehat. Nggak hanya itu aja, apel juga bisa membantu menjaga kesehatan hati dan membantu mencegah kanker usus.

Penelitian terbaru dari American Dietetis Association membuktikan hal tersebut. Zat-zat yang terkandung dalam sepotong apel ternyata punya khasiat besar.

Serat-serat yang mudah hancur dalam apel bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Serat-serat tersebut mengikat lemak dan membantu pengeluarannya. Sedangkan serat-serat lainnya dapat membantu gerakan yang sehat pada usus besar.

Magdalin Cheong, kepala bagian diet di Changi General Hospital, mengatakan apel dapat membantu menahan rasa lapar tanpa memerlukan banyak kalori. Apel juga mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat untuk diet sehat.

Apel, khususnya kulitnya, diyakini kaya akan quercetin, zat anti oksidan kuat yang mampu mengurangi perkembangan dan penyebaran sel kanker.

Riset yang dilakukan oleh departemen teknologi pangan Universitas Cornell, quercetin ditemukan dapat menjaga sel dari radikal bebas yang merusak. Studi yang sama juga membuktikan quercetin memiliki manfaat yang lebih hebat untuk melindungi sel otak ketimbang vitamin C.

Apel yang terbaik menurut penelitian ini adalah yang masih berwarna merah dan masih segar. Apel merah dianggap lebih baik ketimbang apel hijau karena mengandung lebih banyak quercentin pada kulitnya. Selain itu, umumnya kandungan zat anti oksidan pada apel merah lebih besar dibanding apel hijau.

"Apel memberi rasa yang kuat pada makanan sehingga membuat masakan lebih lezat. Rasa yang lezat dan nutrisi sehat yang terkandung dalam apel membuat buah ini menjadi pilihan yang baik untuk segala usia," jelas Cheong.
baca selengkapnya...

Sunday, July 29, 2007

Lemak

Lemak merupakan suatu hal yang para wanita tidak ingin dengar. Tetapi banyak orang tidak mengetahui bahwa lemak juga memegang peranan penting dalam proses yang berlangsung dalam tubuh kita setiap hari - baik positif maupun negatif. Lemak memiliki rahasia yang harus Anda ketahui:
1. Sel lemak dapat bertambah besar enam kali dari ukuran minimumnya.
Setiap orang memiliki sel lemak; sel-sel ini mulai terbentuk bahkan sebelum kita lahir. Pada umur 16 tahun, sel-sel tersebut matang. Kemudian, faktor gen serta gaya hiduplah yang menentukan naik tidaknya berat tubuh. Sel lemak penting bagi tubuh dalam membantu sistem penyakit penyimpanan dan manajemen energi tubuh. Lemak yang tidak dipergunakan dalam waktu dekat akan disimpan untuk keadaan darurat. Jadi jika Anda banyak makan makanan berkalori setiap hari, namun jarang membakarnya, sel lemak Anda akan membengkak dan berlipat ganda, sehingga menciptakan kegemukan.

2. Sel lemak memicu terbentuknya estrogen ekstra
Lemak berlebihan dapat merusak keseimbangan hormonal yang berujung pada berbagai penyakit. Estrogen, hormon yang jumlahnya lebih besar pada wanita ternyata juga dimiliki oleh pria (dalam jumlah kecil). Namun, hormon ini sangat penting bagi pria, sebab estrogen mengatur libido yang sehat, meningkatkan fungsi otak (terutama ingatan), dan melindungi jantung. Tetapi jika tingkatnya terlalu tinggi, maka tingkat hormon testoteron akan berkurang, dan pria akan mengalami kelelahan, lemas, fungsi seksual yang menurun, dan di beberapa kasus akan terjadi pembesaran prostat.

3. Jika Anda kehilangan banyak berat, sel lemak Anda akan menyusut, tetapi tidak hilang
Memiliki 100 milyar lemak di dalam tubuh akibat bertambahnya berat badan mungkin terdengar menakutkan. Kabar baiknya, Anda masih dapat menghilangkan berat badan, bahkan setelah sel lemak Anda membengkak dan bertambah. Karena ketika berat badan turun, sel lemak Andapun menyusut. Jadi alangkah baiknya jika Anda mempertahankan berat badan yang normal daripada bersusah-susah diet. Seseorang yang menjaga berat badannya tetap normal sepanjang hidupnya akan lebih mudah mempertahankan berat badannya dibandingkan seseorang yang sel lemaknya pernah membengkak dan bertambah.

4. Jaringan lemak menarik sel-sel penyebab radang
Selain perasaan bersalah ketika berat badan Anda bertambah, ada juga komplikasi internal yang dapat diakibatkan oleh kelebihan lemak. Sel lemak menyebabkan sel kekebalan tubuh macrophages meningkat dan mengakibatkan peradangan. Peradangan merupakan reaksi tubuh untuk melawan infeksi. Sel ini menganggap lemak sebagai serangan atas tubuh dan segera bereaksi menyerangnya.

5. Sel lemak memiliki efek berbeda di setiap bagian tubuh
Pria biasanya menyimpan kelebihan lemaknya di bagian tengah tubuh. Lemak di perut meningkatkan kolesterol jahat yang memicu penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan dan kadar gula darah. Lebih lanjut, lemak di perut tersimpan lebih dalam di tubuh berbeda dengan lemak di bagian paha yang hanya tersimpan di bawah kulit. Sel lemak di perut secara metabolisme lebih aktif daripada lemak yang tersimpan di bagian tubuh lainnya. Lemak tersebut melepaskan lebih banyak asam lemak, yang dapat mengakibatkan diabetes, penyakit koroner arteri, stroke, gangguan lever, dan kanker. Tidak ada cara menghilangkan lemak di bagian tertentu tubuh. Cara yang paling baik adalah dengan melatih seluruh bagiannya. Dan kabar baiknya, lemak di bagian perut adalah lemak yang paling mudah terbakar dengan latihan rutin.

6. Jika Anda tidak mengonsumsi lemak sama sekali, Anda akan membuat 'korslet' tubuh Anda.
Seperti disebutkan, lemak sangat penting untuk menjaga proses alami tubuh, seperti penyerapan vitamin dan pembentukan energi. Tanpa lemak yang berfungsi melarutkan vitamin-vitamin A, D, E, dan K, tubuh tidak adpat menyerap kalsium dengan baik. Ini berakibat pada terganggunya hormon, pembentukan sel-sel darah, dan penggumpalan darah. Kekurangan vitamin-vitamin tersebut dapat mengakibatkan persoalan kesehatan serius, seperti rabun ayam, rakhitis, anemia dan pendarahan dalam. Lebih jauh, kekurangan kalsium dapat menyebabkan kerapuhan tulang.

7. Kalori lemak harus hanya 30% dari total kalori harian
Meskipun begitu, lemak bukanlah musuh. Lemak dibutuhkan tubuh untuk membentuk energi. Namun harus diingat, kalori lemak harus berjumlah 30% dari total kalori harian. Ada pula jenis lemak, seperti lemak tumbuhan yang lebih baik dari lemak jenis lainnya karena tidak memicu pembentukan lemak jahat.

[Sumber: Area]
baca selengkapnya...

Wednesday, July 04, 2007

Tip menghindari Nyeri Pinggul

Nyeri pinggul mrupakan kellluhan yang cukup sering dijumpai setelah nyeri pinggang dan nyeri lutut. Gangguan ini sering dijumpai terutma pada usia paruh baya dan usia lanjut.
Banyak orang mengeluh nyeri pinggul ehabis berolahraga. Ini muungkin akibat cedera ringan berulang, misalnya pada orang yang melakukan senam terlalu berat. Ingat, senam aerobik high impact (banyak melompat dengan kecepatan tinggi), bahkan body language dapat juga menimbulkan cedera pnggul, bila dilakukan kurang tepat.
Proses penuaan juga mengakibatkan tulng pinggang dan pinggul mengalami pengeroposan (esteoporosis). Hal ini mengakibatkan banyak lansia yang mengeluh nyeri pegal linu di pinggul dan pinggang, terutama setelah bekerja bert di siang hari.
Osteoporosis dapat memudahkan terjadinya patah tulang. Namun, jangan dilupakan neyri pinggul dapat pula disebabkan oleh gangguan pada jaringan lunak di sekitr pinggul, misalny peradangan jaringan pembungkus otot dan peradangan kantong sendi.
Disini ada bebarapa tip untuk menghindari nyeri pinggul:
1. Jangan melakukan latihan fisik yang terlalu berat, apalagi bila Anda sudah berusia senja atau berbadan berat (obesitas).

2. Sebalknya Anda juga tidak boleh terlalu banyak diam atau kurang bergerak dapat mempercepat terjadinya osteoporosis dn kekakuan sendi.

3. Lakukan stretching atau SENAM PEREGANGAN sebelum dan sesudah berolahraga (warming up and cooling down).

4. Padukan latihan joging (misalnya 3 kali seminggu) dengan berenang (misalnya 1-2 kli seminggu). Sebaiknya berenang gaya dada dikombinasi dengan gaya bebas untuk memperkuat pinggang dan pinggul. Ini penting bagi wanita pasca menopause dn overweight untuk mencegah proses pengausan sendi pinggul dan tungkai serta mencegah varises.

5. Jagalah berat badan tetap ideal, jangan kegemukan.

6. Latihan keseimbangan dan fleksibilitas sendi sangat dianjurkan bagi yang sudah berusia lanjut untuk menghindari jatuh dan cedera pinggul seperti taichi dan yoga. Ingat, jatuh terpeleset pada lansia yang sudah osteoporosis sering mengakibatkan patah tulang pangkal paha.

7. Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol dan kopi, karena dapat mempercepat proses keropos tulang.

8. Pertolongan pertama bila Anda nyeri pinggul ialah istirahatkan pinggul dan tungkai dari latihan fisik yang berat, konsumsi obat antiinflamasi analgesik untuk menghindari nyeri.

9. Konsultasi kepada dokter Anda bila nyeri pinggul menetap. Mungkin Anda akan menjalani pemeriksaan rontgen untuk memastikan adanya patah tulang pangkal paha. Bila dijumpai patah tulang, mungkin Anda perlu menjalani operasi.

10. Jangan lupa mengasup kalsium-magnesium yang cukup dan rajinlah memeriksakan kepadatan tulang (BMD = bone mineral density) setahun sekali bila And sudah menopause atau berusia lanjut.
baca selengkapnya...

Thursday, June 21, 2007

Tips mengatasi luka bakar



Anda mengalami luka bakar? Baiknya jangan gegabah mengatasi luka akibat terkena api atau benda panas ini. Cedera pada jaringan kulit ini juga tak bisa dijadikan hal yang sepele.

Luka bakar di lapisan permukaan kulit bisa terasa lebih sakit daripada luka bakar dalam. Pada luka bakar dalam biasanya kulit sudah berubah warna menjadi putih dan bentuknya dan terasa tidak sakit. Sedangkan luka bakar pada permukaan kulit biasanya menyebabkan kulit berwarna kemerahan dan rasanya sakit sekali. Maka yang harus Anda lakukan adalah:

1. Begitu terkena benda atau cairan panas langsung singkirkan pakaian di sekitar luka bakar. Lakukan sesegera mungkin jangan sampai benda atau cairan panas itu mengenai pakaian yang lelehannya bisa jatuh ke kulit Anda.

2. Segera basuh luka dengan air dingin. Kira-kira selama 15 menit atau lebih sampai luka terlihat lebih baik. Hal ini untuk mendinginkan luka sebelum terkena obat. Kompres luka dengan kain kasa. Jangan gunakan kapas atau bahan lain yang sekiranya bisa menempel di kulit.

3. Anda sering melakukan pertolongan pertama dengan menggunakan odol? Mulai sekarang jangan lakukan hal tersebut. Hindari odol, mentega atau salep apapun karena salah-salah luka Anda akan makin parah. Air dingin cukup untuk meredakan nyeri luka bakar.

4. Segeralah periksakan luka bakar ke dokter untuk menghindari infeksi bakteri. Jika Anda terinfeksi bakteri, setelah mengalami luka tersebut Anda akan demam, radang dan luka Anda mengeluarkan nanah.

5. Luka bakar yang cukup serius sebaiknya langsung Anda bawa saja ke dokter atau rumah sakit. Karena bisa-bisa jaringan kulit Anda akan rusak dan merusak sistem kerja tubuh lainnya. Secepatnya Anda harus mendapatkan perawatan intensif.
baca selengkapnya...

Wednesday, May 30, 2007

Hal yang harus diperhatikan bagi penderita maag


Satu pedoman yang harus dipenuhi para penderita maag adalah mengendalikan nafsu makanan yang boleh dikomsumsi. Sebaiknya pengaturan makan disesuaikan dengan tingkat penyakit, karena itu perlu konsultasi ke dokter dan ahli gizi.

Berikut beberapa hal yang layak diperhatikan:

- Harus mengonsumsi makanan yang bergizi dan sehat.
- Hindari makanan atau minuman yang sifatnya mengiritasi atau merangsang lambung atau duodenum (usus 12 jari) seperti makanan yang terlalu pedas, asam, berlemak (gorengan), mengandung cuka, buah tertentu seperti durian, nangka, nanas, dan sejenisnya, juga sayuran bergas seperti sawi dan kol.
_ Makanlah secara teratur pada jam tertentu. Mulai makan pada pagi hari pukul tujuh. Atur tiga kali makan lengkap dan tiga kali camilan. Yang jelas, tiap tiga jam sekali perut harus diisi makanan.
- Makan dengan tenag. Jangan terburu-buru. Kunyah makanan hingga hancur dan lumat menjadi butiran lembut.
- Makan dalam porsi secukupnya saja. Jangan biarkan perut kosong. Sebaliknya, jangan sampai kekenyangan!
- Pilih makanan lunak atau lembek, yang dimasak dengan cara direbus, disemur, atau ditim. Bahan makanan sebaiknya tidak digoreng karena akan keras dan sulit dicerna.
- Hindari mengonsumsi makanan panas.
- Jangan minum alkohol atau minuman keras, kopi, soda, minuman asam, teh kental. Kurangi rokok atau kalo bisa jangan merokok.
- Dianjurkan minum susu. Selain bisa menetralkan asam lambung yang berlebih, susu mengandung banyak protein dan kalsium yang sangat berguna bagi regenerasi sel.
- Hindari asupan obat yang menimbulkan iritasi lambung seperti aspirin, vitamin C, dsb.
baca selengkapnya...

Wednesday, May 23, 2007

Bawang Putih Berkhasiat AntiKanker


Bawang putih (Allium sativum) atau sering disebut garlic sudah lama dikenal sebagai salah satu bumbu masakan. Tanaman ini juga berkhasiat secara empiris untuk mengatasi berbagai penyakit. Tanaman ini mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.

Tanaman berbentuk rumput ini berumbi warna putih yang beraroma tajam. Bentuk daunnya panjang, kecil, dan pipih tanpa lubang di tengah. Kelopak-kelopak daunnya menyelimuti umbi dalam tanah sehingga menjadi umbi besar. Diyakini, bawang putih berasal dari Asia Tengah. Bawang putih hanya dapat tumbuh baik di daerah dingin, seperti pegunungan atau dataran tinggi dengan iklim sejuk tapi kering.

Paling cocok, tanaman ini tumbuh di tanah gembur yang mengandung tanah endapan atau tanah liat. Untuk memperbanyak, dipakai umbi atau siungnya yang sudah mengalami istirahat selama delapan bulan. Dalam tanaman ini terkandung sejenis minyak atsiri yang baunya menyengat hidung, yaitu metil alil disulfida. Selain itu, bawang putih juga mengandung lemak, protein, karbohidrat, vitamin B1 dan C, serta beberapa enzim. Potensi bawang putih juga sangat baik untuk mengobati dan mencegah kanker. Beberapa penelitian yang dilakukan oleh PT Totalcare Nutraceutical (PTN), memperlihatkan aktivitas kemopreventif dengan menggunakan preparat bawang putih.

Semua itu didapatkan dari ekstrak bawang putih segar, bawang putih kering, minyak bawang putih, dan beberapa komponen organosulfur derivat dari bawang putih. Aktivitas kemopreventif ini didukung oleh komponen derivat bawang putih tersebut. Mekanisme kerjanya belum begitu dimengerti tapi sudah banyak laporan tentang tanaman ini dari sejumlah penelitian. Dari penelitian itu juga diperlihatkan efek bawang putih terhadap obat enzim metabolisme sebagai antioksidan dan penghambatan pertumbuhan tumor. Penelitian itu difokuskan pada aktivitas bawang putih sebagai antimutagenik.

Aktivitas umbi ini sebagai antioksidan penangkal radikal bebas lebih terlihat pada ekstrak bawang putih kering daripada bawang putih segar. Kandungan utamanya yang berkhasiat sebagai antioksidan kuat adalah S-allysistein dan S-allymercapto-L-sistein. Selanjutnya, ditemukan pula beberapa komponen organosulfur dari bawang putih, termasuk L-allysistein. Komponen ini dapat memperlambat pertumbuhan induksi bahan kimia dan perpindahan tumor pada hewan percobaan. Untuk itu, pemakaian bawang putih untuk meningkatkan pencegahan terhadap sel kanker masih terus dikembangkan.
baca selengkapnya...

Saturday, May 12, 2007

Tips agar Sperma Anda Sehat

Sudah jelas bahwa sperma yang banyak merupakan tanda sistem reproduksi yang sehat. Jika Anda ingin jadi calon ayah, ini ada 2 tips utama untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu dan jumlah sperma Anda:

1. Berhenti merokok
Penelitian menunjukkan, perokok memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibanding pria yang tidak merokok.

2. Hindari memakai celana yang ketat.
Memakai celana atau celana dalam yang ketat akan mengakibatkan suhu di sekitar testis jadi panas, maka itu akan membunuh sperma Anda.
Dengan menghindari 2 hal ini, maka sperma Anda akan hidup lebih sehat.
baca selengkapnya...